5 perang paling tidak berimbang dengan hasil sangat mengejutkan - SERBA 5

Kumpulan Lima Hal Yang Perlu Kamu Ketahui

Terhangat

Post Top Ad

Post Top Ad

07/11/16

5 perang paling tidak berimbang dengan hasil sangat mengejutkan

Lokasi perang Yarmuk, perang antara Kaum Muslimin yang dipimpin oleh Khalid bin Walid dengan pasukan Romawi pada tahun 15 H, di perbatasan Jordan - Suriah. Terlihat di belakang adalah dataran tinggi Golan yang direbut Israel dari Suriah. Sumber : Dokumentasi pribadi penulis.

Pada kesempatan kali ini, kami mencoba merangkum beberapa peperangan paling heroik yang pernah tercatat dalam sejarah Islam :

1. Perang Badar
Perang antara kaum muslimin dengan kaum kafir Mekkah ini terjadi pada tahun ke 2 Hijriyyah (624 M). Ketika itu kaum muslimin hanya berjumlah 300 orang, sedangkan musuhnya ketika itu berjumlah 1000 orang. Setelah bertempur seharian, kaum muslimin menang mutlak, sekitar 70 orang kafir tewas dan 70 lainnya menjadi tawanan, adapun korban meninggal dari kaum muslimin hanyalah 14 orang saja.

2. Perang Khandaq (Perang Parit)
Kaum kafir Mekkah merasa bahwa selama kaum Muslimin di Makkah tidak dikalahkan, maka selama itu pula mereka tidak bisa hidup tenang, untuk itu mereka pun mengumpulkan pasukan besar-besaran untuk menggempur kaum muslimin, maka pada tahun ke-5 Hijriyah kaum kafir Makkah pun tiba di Madinah dengan jumlah pasukan kurang lebih 10.000 tentara, sementara itu jumlah kaum muslimin yang mempertahankan kota Madinah hanyalah 3000 orang saja. Namun di sini, kaum Muslimin memainkan sebuah taktik perang baru yang belum pernah dilakukan di kalangan Arab. Adalah Salman Al-Farisi salah satu sahabat Nabi yang berasal dari Iran mengusulkan untuk membuat parit yang mengelilingi Madinah, akibatnya pasukan-pasukan musuh pun tidak berhasil melewati parit ini. Akhirnya pasukan Musuh mengepung kota Madinah hingga hampir sebulan lamanya dengan harapan penduduk Madinah akan kehabisan makanan. Namun Allah memiliki kehendak lain, tiba-tiba perkemahan kaum Qurays porak poranda setelah badai besar menghantam, akhirnya mereka pun memutuskan untuk mengakhiri perang dan mundur kembali lagi ke Makkah.

3. Perang Mu'tah
Perang ini terjadi antara kaum Muslimin dengan pasukan Romawi pada tahun ke-8 Hijriyyah, perang yang dipimpin oleh Khalid bin Walid ini mungkin bisa dikatakan sebagai salah satu perang yang paling "tidak masuk akal" yang pernah tercatat oleh sejarah, bayangkan saja jumlah pasukan kaum Muslimin ketika itu hanyalah 3000 orang saja, mereka menghadapi salah satu pasukan terkuat yang ada di muka bumi ketika itu, yaitu pasukan Romawi dengan 200.000 bala tentaranya. Namun hasil yang dicapai dari perang ini sungguh di luar dugaan, kaum muslimin yang dipimpin oleh Khalid bin Walid ini berhasil bertahan hingga perang selesai dan kembali lagi ke Madinah dengan selamat, hanya gugur 12 orang saja dari kaum Muslimin. Atas keberhasilannya Khalid bin Walid dijuluki "Saifullah al-Maslul" (Pedang Allah yang terhunus) oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam.

4. Perang Yarmuk.
Bisa dikatakan ini adalah salah satu perang paling sukses yang tercatat dalam sejarah Islam. Perang yang terjadi pada tahun 15 H ini adalah perang antara kaum Muslimin dengan tentara Romawi, kaum muslimin yang hanya berjumlah 40 ribu tentara itu dipimpin oleh Khalid bin Walid menghadapi pasukan Romawi yang berjumlah 125-150 ribu. Di Perang ini Khalid bin Walid lagi-lagi membuktikan kelihaiannya dalam memimpin perang, sekitar 50-70 ribu pasukan Romawi gugur dalam pertempuran ini, sedangkan dari kaum Muslimin yang gugur hanyalah sekitar 4000 saja.

5. Perang Çanakkale
Perang ini terjadi antara pasukan Daulah Usmaniyyah (Ottoman Empire) dengan pasukan gabungan beberapa negara sekutu seperti Inggris, Perancis, Australia, New Zealand dan negara-negara jajahan Inggris dan Perancis. Jumlah pasukan Usmani ketika itu adalah 350.000 orang, sedangkan jumlah pasukan sekutu adalah 500 ribu orang. Karena keterbatasan sarana dan dana, tentara Usmani ketika itu hanya menggunakan alat-alat lama seperti meriam dan beberapa kapal perang kecil, sedangkan tentara sekutu sudah memiliki peralatan yang lebih modern seperti kapal selam dan kapal-kapal perang modern disertai pesawat terbang. Namun siapa yang menyangka, Usmani yang ketika itu dijuluki "The Sick man of Europe" (Si pesakit dari Eropa) itu akhirnya bisa memukul mundur pasukan sekutu walaupun dengan memberikan banyak sekali korban perang.
Tercatat 250.000 pasukan Usmani gugur dan 250.000 pasukan sekutu juga gugur. Walaupun jumlah kekuatan tak seimbang, namun ternyata Ottoman Empire yang ketika itu sudah "melemah", masih mampu memukul mundur beberapa negara penjajah sekaligus. Hingga hari ini, perang Çanakkale selalu diperingati setiap tahunnya. Karena ini adalah salah satu perang paling heroik yang pernah tercatat dalam sejarah Islam, khususnya dalam sejarah Turki Usmani.

Post Top Ad